Temaram Senjakala
kekejaman perang di Libanon membuatku bergidik, puisi yg aku buat waktu perang Irak menjadi relevan kembali. aku membenci perang. perang adalah cara primitif manusia dalam menyelesaikan persoalan, yaitu dengan kekerasan. membunuh atau dibunuh..:-(
Temaram Senjakala
temaram senjakala
muramnya peradaban
dikoyak kebencian
dirobek perang
api, darah dan air mata
jerit tangis percuma
kedengkian berkobar
amis darah tlah dilaburkan
kebiadaban atas berhala identitas
kekejaman akibat kepentingan
manusiakah itu?
setan menggelinjang kenikmatan
iblis mereguk orgasme
laknat! laknat!! laknat!!!
oh dimanakah Tuhan?
aduh, apa perlunya kau tanyakan?
21 april’03
August 5th, 2006 at 5:15 pm
Karena hanya dengan damai manusia bisa menjadi manusia