Tantangan

Beberapa hari ini & minggu depan menjadi hari2 yg benar2 menantang bagiku. Dua hari lalu aku dikasih tahu sama second readerku kalo dia mau pergi ke jerman, maka sebelum jam 11 draft riset paperku mesti udah dikumpul. Akibat ditantang keadaan ini, aku menyadari kalo manusia bisa tanpa batas. Dari sore hingga pagi jam 10 aku berkutat di depan komputer tanpa rasa ngantuk & hampir tdk kehilangan konsentrasi. Paper pun selesai. Malam tadi juga dilanjutkan hingga pagi paper utk supervisorku.

Minggu depan hari senin jadi pembahas riset paper Avi tentang privatisasi, selasa aku presentasi riset paperku tentang dampak liberalisasi perdagangan, rabu pembahas punya Catha tentang "nasionalisme" Papua, dan kamis pembahas punya Calvin tentang moneter di zambia. Sebenarnya aku pengen juga membahas punya Herni tentang kebangkrutan hari kamis, sayang udah kalah duluan. Sory ya Her..:)

Hari Jumat ada jeda sbentar tapi pasti akan diisi dg persiapan hari sabtu. Hari sabtu memoderatori pembahasan tentang membangun kehendak & mimpi bersama tentang Indonesia masa depan di kbri, lalu juga memantau prosesnya. Smoga acaranya akan berhasil dg baik & aku bisa menyumbangkan tenaga & pikiranku secara maksimal. Aku merasa agak bersalah, jadi SC tapi pada akhir2 menjelang acara tdk bisa berbuat banyak krn sibuk dg tesisku & membahas punya para sahabat yg beragam topiknya berikut kerumitannya.

Minggu ini, dg sedikit ketegangan2, aku memaknai apa arti bila melakukan sesuatu, lakukanlah dg yg terbaik. Ah, smoga aku tdk ambruk, bisa berperan maksimal & berarti. Tantangan, selalu menggairahkan bagiku..:)

Leave a Reply